Perspektif Berbeda Terkait Kontroversi Papua: Anies Mengkritik Ketidakadilan, Prabowo Menuduh Separatisme, dan Ganjar Mendorong Dialog

by -197 Views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Masalah yang terjadi di Papua menjadi salah satu pertanyaan yang diajukan oleh panelis dalam forum debat capres pertama, Selasa malam, (12/12/2023).

“Beberapa tahun terakhir, kekuasaan di Papua semakin meningkat. Namun, masalah keadilan dan HAM masih belum terselesaikan, sehingga konflik terus berlanjut. Pertanyaannya, strategi apa yang akan anda siapkan untuk menyelesaikan masalah HAM dan konflik di Papua secara komprehensif,” kata moderator Velerina Daniel memaparkan pertanyaan.

Pernyataan ini ditujukan kepada pasangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Prabowo menyebut, masalah Papua adalah separatisme dan merupakan masalah yang rumit.

“Masalah Papua adalah rumit karena disitu terjadi suatu gerakan separatisme. Dan gerakan separatisme itu sudah kita ikuti cukup lama,” kata Prabowo.

Dia menyebut adanya campur tangan asing dalam permasalahan Papua.

“Kita melihat ada campur tangan asing disitu. Dan kita melihat bahwa kekuatan-kekuatan tertentu selalu ingin Indonesia disintegrasi dan pecah. Untuk itu memang masalah hak asasi manusia, menjadi sesuatu yang harus kita utamakan. Dan diantaranya juga kita harus melindungi seluruh rakyat Papua,” jelasnya.

Menteri Pertahanan ini menyebut kelompok teroris di Papua menyerang masyarakat setempat.

“Karena disitu kelompok teroris sekarang itu menyerang orang-orang Papua sendiri, rakyat yang tidak berdosa, perempuan, orang tua, anak-anak kecil yang tidak bersenjata diteror oleh kelompok separatis ini,” ujarnya.