Kepemimpinan Ulysses S. Grant, Seorang Jenderal yang Akan Bertempur

by -234 Views

Artikel ini disusun oleh Profesor Harry S. Laver.

Menurut Profesor Laver, kehilangan seorang prajurit di medan perang bukanlah hal yang mudah. Jenderal Ulysses S. Grant mengalami pengalaman kepemimpinan militer yang luar biasa saat kehilangan 60.000 prajurit dalam waktu enam minggu. Meskipun mengalami kesulitan dan kehilangan yang begitu besar, Jenderal Grant tetap mempertahankan semangatnya dan tidak mundur dari medan perang.

Profesor Harry S. Laver adalah seorang ahli sejarah perang yang mengajar di US Army Command and General Staff College (Sesko AD AS). Menurutnya, saat menghadapi tantangan besar, ada perbedaan mendasar antara pemimpin keras kepala dan pemimpin yang memiliki determinasi tinggi.

Perbedaan tersebut dapat dilihat dari loyalitas prajurit yang dipimpin oleh pemimpin tersebut. Jika seorang pemimpin kehilangan 60.000 anak buah dalam waktu singkat namun tetap memiliki loyalitas yang tinggi dari anak buah yang tersisa, maka ia adalah seorang pemimpin dengan determinasi tinggi.

Profesor Harry mengambil kesimpulan ini dari mempelajari kehidupan Jenderal Grant. Meskipun tidak dikenal sebagai seorang prajurit yang cemerlang saat menempuh pendidikan militer, Grant memiliki semangat juang yang tinggi dan mampu membuat keputusan penting di bawah tekanan mental dan situasi yang sering berubah cepat.

Menurut Profesor Harry, rasa takut, khawatir, dan ketidakmampuan membuat keputusan selalu menghantui pemimpin yang menghadapi tantangan besar. Pemimpin militer yang efektif adalah orang yang mampu mengatasi tantangan-tantangan mental ini dan membuat keputusan yang dimengerti oleh anak buahnya.

Sumber: Link Sumber