Wacana bergabungnya Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ke Partai Golkar semakin ramai diperbincangkan. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, menyatakan bahwa partainya terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung, termasuk Jokowi. Menurutnya, Golkar merupakan partai yang inklusif tanpa didominasi oleh kelompok tertentu. Meskipun demikian, belum ada komunikasi resmi terkait kepindahan Jokowi ke Golkar. Fokus saat ini adalah persiapan perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Golkar yang akan diselenggarakan pada 12 Desember di Sentul, Bogor. Analisis dari Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia, Mohammad Anas RA, menunjukkan bahwa Jokowi memiliki peluang besar untuk bergabung dengan Golkar dan bahkan bisa menjadi Ketua Umum. Menurut Anas, jika bergabung, Jokowi bisa mengendalikan Golkar sepenuhnya. Posisi strategis anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai Wakil Presiden 2024-2029 dan Calon potensial di Pilpres mendatang, membuat kendali atas Golkar menjadi kunci bagi Jokowi untuk mempertahankan kekuatannya di dunia politik. Sebuah langkah yang penting untuk membuat Golkar menjadi rumah baru bagi Jokowi.
Potensi Jokowi Rebut Ketum Golkar, Analisis Terbaru
