Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi memecat Jokowi dan keluarganya sebagai anggota partai. Hal ini diumumkan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Setelah pengumuman tersebut, spekulasi mulai muncul mengenai langkah politik selanjutnya yang akan diambil oleh Jokowi, termasuk kemungkinan bergabung dengan partai lain. Salah satu spekulasi yang mencuat adalah kemungkinan bergabungnya Jokowi dengan Partai Gerindra setelah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.
Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan bahwa kedatangan Jokowi ke kediaman Prabowo merupakan kunjungan balasan dari kunjungan sebelumnya Prabowo ke Solo. Menurut Muzani, pertemuan antara keduanya hanya membahas hal-hal ringan dan bukan secara spesifik mengenai politik praktis atau ajakan bergabung ke Gerindra. Meskipun ada spekulasi tentang kemungkinan bergabungnya Jokowi dengan Gerindra, namun hal ini tidak dibicarakan secara spesifik dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan antara Prabowo dan Jokowi dinilai sebagai bagian dari tradisi silaturahmi dan saling kunjung mengunjungi antara sesama tokoh politik. Meskipun keduanya berasal dari latar belakang partai yang berbeda, namun pertemuan tersebut dipandang sebagai upaya untuk memperkuat hubungan antar sesama pemimpin negara. Dengan demikian, meskipun spekulasi mengenai keputusan politik Jokowi masih menjadi tanda tanya, namun langkah-langkah politik selanjutnya akan sangat menarik untuk dinantikan.
