Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, menyatakan setuju untuk melakukan evaluasi terhadap sistem Pemilihan Kepala Daerah langsung. Menurut Anas, wacana evaluasi ini sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Dia juga menekankan pentingnya agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu setiap setelah prosesnya selesai.
Anas Urbaningrum menyoroti beberapa kelebihan dan kekurangan dari sistem pemilihan kepala daerah langsung. Menurutnya, dalam beberapa hal, pilkada langsung telah menjadi semakin brutal dengan adanya intervensi politik dan peningkatan dalam penggunaan uang politik. Hal ini mirip dengan kondisi pemilu nasional pada bulan Februari tahun sebelumnya.
Menurut Anas, evaluasi terhadap pilkada langsung sebaiknya dilakukan secara menyeluruh dengan mengacu pada kajian akademik yang obyektif dan komprehensif. Hasil evaluasi tersebut kemudian dapat menjadi dasar dalam proses politik mulai dari konsultasi publik hingga pembahasan di badan perwakilan. Anas juga menekankan pentingnya untuk menghindari model evaluasi yang langsung menuju pada kesimpulan tanpa adanya dasar yang kuat. Daripada langsung menyimpulkan, Anas menyarankan agar evaluasi dikembalikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mendapatkan rekomendasi berdasarkan kajian yang obyektif dan melibatkan konsultasi publik.
