Sistem Politik Bebas Tekanan untuk Pilkada Tidak Langsung

by -139 Views

Respons bervariasi muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan gagasannya mengenai perubahan mekanisme Pilkada. Prabowo menyarankan agar Pilkada dilakukan secara tidak langsung atau dipilih oleh DPRD. Menyikapi hal ini, Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Rizal Fauzi, menjelaskan bahwa konsep pemilihan oleh DPRD sejalan dengan sila keempat Pancasila jika wakil rakyat dianggap sebagai representasi rakyat. Rizal menekankan bahwa penerapan sistem tersebut harus didukung oleh sistem kepartaian yang modern dan baik. Namun, dalam konteks politik di Indonesia saat ini, anggota DPRD masih sering terikat pada keputusan Partai, sehingga implementasi sistem tersebut menjadi sulit secara ideal. Rizal juga mengambil contoh dari Amerika Serikat, di mana sistem perwakilan juga digunakan dalam pemilihan presiden melalui electoral college. Pola yang sama juga terjadi di Amerika di mana tidak semua rakyat secara langsung memilih presiden.