Menanggapi pernyataan Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Negeri Saint Petersburg, Rusia, Connie Rahakundini Bakrie, Politikus PDIP Ferdinand Hutahean memberikan tanggapannya. Connie menyebut bahwa telah mengamankan berbagai dokumen penting terkait Hasto Kristiyanto yang berpotensi menjadi “bom waktu” di masa depan. Dalam responsnya, Ferdinand mendorong Connie untuk membuka dokumen yang disimpan di Rusia secara transparan. Menurut Ferdinand, dengan mengungkap isi dokumen tersebut, hal tersebut tidak akan terkesan sebagai tawar-menawar politik yang bersifat merugikan. Ferdinand berpendapat bahwa informasi yang dikategorikan sebagai bom waktu harus dilakukan secara terbuka dan tidak boleh ditutup-tutupi dalam waktu yang lama. Dia menegaskan pentingnya untuk mengungkap dokumen terkait korupsi yang melibatkan pejabat negara tanpa menutup-nutupi kejahatan. Ferdinand juga menyerukan agar KPK menindaklanjuti dengan tegas terhadap perbuatan korupsi untuk memberikan kepastian kepada publik dan menunjukkan komitmen dalam memberantas tindak pidana korupsi di negara ini.
“Bom Waktu Tersimpan di Rusia: Wawasan Jokowi & The Gang”
