Partai Gerindra kembali memberikan pembelaan terhadap Presiden ke-7 Indonesia, Jokowi, dalam menghadapi tuduhan kontroversial belakangan ini. Arief Poyuono, salah satu tokoh elite Gerindra, menegaskan bahwa tuduhan yang mengarah pada keterlibatan Jokowi dalam berbagai kasus tidak berdasar dan hanya bertujuan untuk menjatuhkan reputasi beliau. Arief juga merujuk pada laporan dari Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCRRP) yang sebelumnya memberikan tuduhan tanpa bukti yang jelas terkait Jokowi. Dalam konteks yang sama, Effendi Simbolon juga menuduh Jokowi melindungi Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Arief menyayangkan serangkaian tudingan yang dialamatkan kepada Jokowi dan bertanya-tanya mengenai kesalahan apa yang telah dilakukan oleh Jokowi selama menjabat sebagai Presiden hingga mendapatkan perlakuan negatif seperti ini. Meskipun Jokowi telah dinobatkan sebagai salah satu pejabat paling korup di dunia oleh OCCRP, banyak tokoh publik dan pendukungnya berusaha membela Jokowi. Selain Arief Poyuono, ada pula figur seperti Irma Suryani dari NasDem, Muhammad Romahurmuziy dari PPP, dan Dedy Nur dari DPW PSI Bali yang turut bersuara membela Jokowi. Selain itu, terdapat lima pemimpin dunia lainnya yang juga masuk dalam nominasi serupa. Semua elemen tersebut menunjukkan dukungan bagi Jokowi dari berbagai pihak di tengah tudingan dan serangan yang terus mengalir.
