Wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, meminta agar Jakarta Job Fair yang diadakan setiap bulan di 44 kecamatan di Jakarta benar-benar memberikan manfaat langsung bagi pencari kerja. Hal ini dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Pemprov Jakarta dengan tujuan mengurangi tingkat pengangguran di Jakarta yang masih di atas rata-rata nasional.
Lukmanul Hakim menegaskan pentingnya persiapan dan pelaksanaan program Jakarta Job Fair dengan baik untuk memastikan bahwa manfaat yang diharapkan dari program ini dapat tercapai. Menurutnya, program ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak asal-asalan hanya untuk memenuhi target program saja.
Dengan tingkat pengangguran di Jakarta yang masih di atas rata-rata nasional, Lukmanul Hakim mengungkapkan rasa malunya. Meski terjadi penurunan sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat pengangguran di Jakarta masih perlu diperhatikan. Ia berharap, dengan adanya Jakarta Job Fair, jumlah pengangguran di Jakarta dapat berkurang.
Lukman juga menyoroti pentingnya sosialisasi mengenai Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) dan program pelatihan yang diselenggarakan. Ia menekankan perlunya jembatan yang efektif antara pencari kerja dan industri yang membutuhkan tenaga kerja. Dengan adanya bursa kerja resmi, diharapkan kondisi dimana banyak orang menganggur karena minim informasi lowongan pekerjaan dapat diminimalisasi.





