Diego Menchaca memberikan pujian atas kecerdasan Yuki Tsunoda yang sering kali dianggap rendah oleh banyak orang. Keduanya menjalin hubungan bekerja setelah Tsunoda memisahkan diri dari manajemennya pada akhir 2024 dan membawa Menchaca sebagai pengganti. Menchaca secara terbuka membagikan bahwa pertemuan pertama mereka terjadi di Abu Dhabi, di mana mereka melakukan negosiasi seputar Tsunoda dan akhirnya memutuskan untuk bekerja sama pada Desember tahun yang sama. Sebagai seorang mantan pembalap, Menchaca memuji kerja keras Tsunoda dan menyebutnya sebagai pembalap yang cerdas dan berbakat dengan pemahaman teknis yang luar biasa. Meskipun masih muda, Tsunoda sudah memiliki karier yang mengesankan dengan berbagai prestasi di berbagai kategori balap, yang semakin menunjukkan bakatnya yang luar biasa.
Menchaca, yang berusia 30 tahun, juga memiliki karier yang penuh prestasi di dunia balap sejak usia delapan tahun. Dalam mengelola Tsunoda, ia menyadari pentingnya memiliki tim terbaik di sekitar pembalap untuk mencapai kesuksesan. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya sebagai mantan pembalap, Menchaca mampu memahami pikiran dan perasaan Tsunoda sehingga menciptakan hubungan yang solid antara keduanya. Keberhasilan Tsunoda sebagai pembalap juga berkat usaha tim di sekelilingnya yang dipimpin oleh Menchaca dan dipastikan selalu memberikan dukungan terbaik. Semua pujian atas kecerdasan dan bakat Tsunoda serta manajemen yang efektif dari Menchaca membuktikan bahwa keduanya adalah tim yang sangat solid dalam dunia balap.





