Misteri Hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni

by -198 Views

Operasi SAR untuk pencarian Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, telah resmi ditutup oleh Polda Papua Barat pada Kamis, 1 Mei 2025. Upaya pencarian Tomi sudah berlangsung sejak Desember 2024 di sekitar Sungai Rawara, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni. Meskipun berbagai metode pencarian telah digunakan, termasuk penyisiran darat, aliran sungai, drone, dan informasi dari masyarakat lokal, namun hingga saat ini, Tomi beserta barang-barang pribadinya belum juga ditemukan. Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa semua upaya maksimal telah dilakukan selama pencarian, namun keberadaan Tomi masih menjadi misteri. Lebih lanjut, Irjen Isir juga meminta dukungan masyarakat untuk tetap bijak dalam menyebarkan informasi dan mendukung upaya polri secara humanis, profesional, dan bertanggung jawab.

Dalam proses pencarian, sejumlah permasalahan seperti cuaca ekstrem, kesulitan berkomunikasi, dan ancaman buaya di sungai telah dihadapi. Total 510 personel telah dikerahkan selama proses pencarian Tomi, yang terbagi dalam berbagai zona untuk mencakup wilayah yang luas. Selain itu, tiga Jenderal Polisi juga turut serta membantu dalam operasi pencarian. Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 menyajikan tantangan berat bagi tim pencari dengan kondisi medan yang sulit dan risiko tinggi.

Kapolda Papua Barat bersama pasukan melakukan perjalanan ekstrem menuju titik lokasi dugaan hilangnya Tomi, di mana tim melakukan penyisiran dan pengumpulan data di area tersebut. Meskipun menghadapi hujan deras, tanah berlumpur, dan ancaman hewan buas, semangat pencarian tidak pernah luntur. Operasi SAR ini menjadi simbol keteguhan, loyalitas, dan semangat pantang menyerah Polri dalam menjalankan tugas melindungi sesama anggota, meski dihadapi dengan rintangan dan tantangan yang berat.

Source link