Presiden Prabowo Subianto menargetkan nol kecelakaan atau tidak ada kejadian keracunan selama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Target ini disampaikan dalam arahan kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan harapan Prabowo agar semua pihak terlibat dalam MBG bekerja lebih teliti dan cermat. Menurutnya, MBG merupakan investasi untuk perkembangan sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Terdapat beberapa risiko yang perlu diwaspadai dalam penyelenggaraan MBG, dan Prabowo menekankan perlunya kewaspadaan dan kecermatan. Dalam laporan progres pelaksanaan MBG, Dadan menyebut bahwa target 3 juta penerima MBG sudah tercapai di bulan April. Namun, sebelumnya, terjadi kasus keracunan makanan MBG di beberapa daerah, menimbulkan gejala pada siswa yang mengonsumsi makanan tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya penyiapan dan pelaksanaan MBG yang hati-hati agar tidak terjadi kejadian serupa di masa depan.
Prabowo Akan Targetkan Zero Accident Keracunan MBG




