Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya), Rosario de Marshall atau dikenal sebagai Hercules, telah menyampaikan permintaan maaf kepada purnawirawan TNI AD dan mantan Gubernur Jakarta, Sutiyoso. Dalam permintaan maafnya, Hercules menyatakan penghormatannya terhadap almamater Sutiyoso yang berasal dari komando baret merah Kopassus. Hercules menyesali ucapan kontroversialnya sebelumnya yang dianggap menyentuh perasaan Sutiyoso terkait dukungannya terhadap revisi UU Ormas.
Sutiyoso memberikan pengalaman pribadinya dengan ormas selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia mengekspresikan ketidaknyamanannya melihat ormas yang mengenakan seragam mirip dengan militer TNI dan menggunakan seragam tersebut untuk tujuan negatif. Sutiyoso menekankan pentingnya revisi UU Ormas tidak hanya dari segi perilaku tetapi juga dari aspek pakaian mereka. Mendukung wacana RUU Ormas, Sutiyoso menyatakan dukungannya terhadap perubahan untuk ormas yang lebih baik dalam berkelakuan dan berpenampilan.
Merespons pernyataan dan tindakan Sutiyoso, Hercules mengungkapkan kekecewaannya dan mengkritik Sutiyoso karena dianggap telah menghina ormas. Diskusi seputar revisi UU Ormas menjadi topik hangat setelah adanya aksi premanisme yang melibatkan ormas di beberapa wilayah. Mendagri Tito Karnavian juga mendukung pengawasan ketat terhadap ormas, termasuk audit keuangan, sebagai langkah untuk mencegah aksi premanisme yang merugikan masyarakat. Setiap undang-undang diperlukan perubahan yang dinamis sesuai dengan kondisi sosial dan kebutuhan saat ini.




