Tim Satgas Operasi Damai Cartenz bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Yahukimo telah berhasil mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, Yahukimo, Papua Pegunungan pada bulan Maret yang lalu. Pelaku yang diamankan merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dikenal sebagai Batalyon Eden Sawi Yali di bawah komando Ohion Helembo alias Bapa Simpan, yang terafiliasi langsung dengan Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin oleh Elkius Kobak.
Dari kedelapan orang yang diamankan, tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka yaitu Aris Pahabol, DH, dan NS, sedangkan lima lainnya masih dalam proses pendalaman. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap semua pelaku dan jaringannya. Ia juga menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap guru dan tenaga kesehatan tidak dapat ditoleransi karena mereka merupakan simbol kemanusiaan dan pelayanan.
Dalam upayanya menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan usaha aparat keamanan untuk melindungi masyarakat dan menindak tegas kelompok-kelompok yang mengganggu kedamaian. Pada bulan Maret sebelumnya, KKB dilaporkan telah menyerang dan membakar rumah seorang guru yang menyebabkan enam orang tewas di Distrik Anggruk. Ini menunjukkan bahwa situasi keamanan di Papua Pegunungan perlu mendapat perhatian serius guna menjamin kedamaian masyarakat.





