Prajurit TNI Pontianak Menyebabkan Kontroversi dengan Ojol

by -76 Views

Kasus pemukulan seorang driver ojek online (ojol) bernama Teguh Sukma di Pontianak, Kalimantan Barat, oleh seorang prajurit TNI berpangkat Letnan Dua (Letda) berinisial F telah memasuki tahap investigasi lebih lanjut. Pemeriksaan di Polisi Militer Kodam (Pomdam) XII/Tanjungpura membuka motif dari kejadian tersebut, yang dikonfirmasi oleh Wakil Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W. Palupi. Letda F mengaku bersikap kasar karena terburu-buru mengantar anaknya yang sakit ke rumah sakit. Ketika mobil yang dikendarainya mundur dan disertai dengan klakson yang dibunyikan oleh korban Teguh Sukma, kejadian pemukulan terjadi karena emosi yang tidak terkontrol. Pelaku mengakui perilakunya dipicu oleh emosi dan tidak terkontrol, namun kasus ini tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Meskipun mediasi telah dilakukan antara kedua belah pihak dan permintaan maaf disampaikan, proses hukum akan tetap berjalan. Video viral yang memperlihatkan aksi pemukulan tersebut telah membuat heboh media sosial dan sejumlah penduduk sekitar Kota Pontianak. Tindakan arogan prajurit TNI tersebut terjadi di jalan raya dan terekam dalam video yang kemudian menjadi viral. Aksi tersebut terjadi setelah terjadi perselisihan di jalanan, di mana prajurit inisial F diduga melakukan pemukulan terhadap pengemudi ojek online. Menurut saksi mata, kejadian berawal saat mobil prajurit tersebut hendak mundur dan terjadi ketegangan dengan pengemudi ojek. Saat pengemudi ojek membunyikan klakson, prajurit tersebut malah turun dari mobil dan melakukan pemukulan. Kejadian ini menjadi sorotan publik dan sedang dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Source link