Tuan Rondahaim Saragih: Napoleon dari Batak yang Dapat Gelar Pahlawan

by -36 Views

Pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh. Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah satu dari mereka adalah almarhum Tuan Rondahaim Saragih asal Sumatera Utara yang diakui sebagai Pahlawan Nasional dalam Bidang Perjuangan Bersenjata. Dikenal sebagai “Napoleon der Bataks” atau Napoleon dari Batak, ia melawan kolonialisme Belanda di tanah Simalungun Sumatera Utara pada abad ke-19. Tuan Rondahaim lahir tahun 1828 di Simandamei, Sinondang, Pamatang Raya, berasal dari keluarga bangsawan Partuanon Raya, dan diangkat sebagai Raja Raya ke-14 Partuanan Raya pada tahun 1876. Ia berhasil bersatu dengan berbagai kerajaan kecil di Simalungun untuk menentang penjajahan Belanda termasuk serangan dan penghancuran markas militer Belanda di Serbelawan. Partuanan Raya adalah satu-satunya kerajaan di Simalungun yang tidak pernah ditaklukkan oleh Belanda selama pemerintahannya. Tuan Rondahaim wafat pada tahun 1891 dan namanya diabadikan dalam RSUD dan salah satu nama jalan di Sumatera Utara. Atas jasa-jasanya melawan kolonialisme, Tuan Rondahaim dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa oleh Presiden BJ Habibie dan diangkat sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Source link