Tragedi Pengungsi: 20 Ribu Mengungsi, 14 Meninggal Dunia

by -202 Views

Banjir dan tanah longsor di Aceh telah menyebar, memengaruhi sebanyak 119.998 jiwa dan 20.759 orang terpaksa mengungsi. Tragedi ini, yang menyebabkan 14 orang tewas, terjadi di 16 kabupaten/kota di Aceh, seperti Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, hingga Aceh Selatan. BPBA mencatat bahwa mayoritas bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi, angin kencang, dan longsor tanah.

Pada 27 November 2025, jam 16.00 WIB, jumlah korban terus bertambah menjadi 119.988 jiwa terdampak dan 20.759 di antaranya terpaksa mengungsi. Korban jiwa akibat banjir dan longsor termasuk warga Aceh Tengah, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Aceh Tenggara. Seiring dengan eskalasi situasi yang semakin parah, pemerintah Aceh akhirnya mengeluarkan status darurat bencana provinsi. Keputusan ini diambil setelah hampir seluruh kabupaten dan kota di Aceh mengalami dampak banjir dan longsor yang parah, menyebabkan kerusakan pada infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengumumkan penetapan status darurat bencana hidrometeorologi di Aceh. Tanggap darurat ini direncanakan akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 28 November hingga 11 Desember 2025. Tindakan ini diambil untuk merespons dengan lebih cepat dan terkoordinasi terhadap bencana yang melanda Aceh. Langkah-langkah mendesak ini diharapkan dapat membantu mempercepat upaya pemulihan dan perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.

Source link