Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) wilayah Sulawesi Selatan siap menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 8–9 Desember 2025 di Hotel Arya Duta Makassar. Agenda utama acara ini adalah pemilihan ketua DPW PKB Sulsel untuk periode 2026-2031. Mekanisme yang akan digunakan adalah DPP akan menyerahkan tiga nama kandidat yang dianggap layak, kemudian peserta muswil diberikan kesempatan untuk menambahkan dua nama kandidat lain dari aspirasi mereka.
Sekretaris PKB Sulsel, Muhammad Haekal, menjelaskan bahwa prinsip dalam pemilihan ini adalah melalui musyawarah, bukan melalui sistem voting. Mekanisme pemilihan dapat dilakukan melalui konsensus atau aklamasi, namun tidak menutup kemungkinan juga melalui voting jika ada lebih dari satu calon yang maju. Jika tidak ada kesepakatan di arena muswil, maka keputusan akan diserahkan kepada DPP untuk menentukan ketua DPW PKB Sulsel yang terpilih.
PKB memberikan prioritas pada musyawarah mufakat daripada voting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan keputusan terbaik bagi partai. Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, memiliki peluang besar untuk kembali memimpin partai di Sulsel. Namun, partai terbuka untuk menerima usulan nama lain yang diusulkan oleh peserta muswil. Azhar menekankan pentingnya memiliki jiwa besar, keteguhan, dan ketidakpantasannya untuk menyerah dalam mengurus partai. Meskipun tantangan ke depan semakin besar, ia optimis bahwa PKB di Sulsel akan semakin berkembang.





