Bandung, VIVA – Wisata dan kuliner Kota Bandung tetap menjadi daya tarik bagi turis selama liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini memberikan dampak positif pada pendapatan daerah setempat, melebihi target yang ditetapkan. Meskipun demikian, Kota Bandung juga dihadapkan pada masalah seperti persoalan sosial dan kebersihan selama libur panjang tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa Kota Bandung dihadapkan pada masalah tunawisma atau “homeless” yang semakin marak, terutama saat lonjakan wisatawan selama libur panjang. Keluhan warga tentang bau menyengat akibat kotoran manusia di beberapa sudut kota menjadi sorotan penting. Pemkot Bandung telah menyiapkan operasi penertiban terhadap tunawisma dan aktivitas manusia gerobak di kawasan pusat kota sebagai salah satu langkah penyelesaian.
Meskipun kondisi kebersihan dan sosial memperhatikan, Pemerintah Kota Bandung tetap menaruh apresiasi terhadap peningkatan PAD selama musim liburan tersebut. Tindakan penertiban dan pembersihan di lokasi-lokasi strategis di pusat kota dijadwalkan sebagai solusi, bukan hanya penambahan fasilitas toilet umum. Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan Kota Bandung tetap menjadi destinasi wisata yang menarik dan memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah setempat.





