Partai Solidaritas Indonesia (PSI) muncul sebagai kendaraan politik Presiden Joko Widodo diklaim akan mengubah peta politik nasional, terutama bagi partai papan tengah. Menurut pengamat politik dan ekonomi, Heru Subagia, dukungan terbuka Jokowi terhadap PSI bukan hanya simbolik, tetapi juga langkah politik penting yang mungkin mengurangi elektabilitas sejumlah partai. Menurut Heru, PSI dengan dukungan politik Jokowi akan menjadi ancaman bagi partai papan tengah seperti PAN, Demokrat, PKB, NasDem, dan PKS. Dia menyebut bahwa langkah politik belakangan ini adalah upaya PAN untuk mempertahankan basis elektoralnya. Namun, Heru juga mengingatkan bahwa PAN sendiri tidak selalu melihat Prabowo Subianto sebagai kandidat presiden atau wakil presiden potensial dalam kongres mereka menjelang Pilpres 2024. Meskipun PAN berusaha memperkuat basisnya dengan memasukkan sejumlah menteri ke struktur partai, dominasi Jokowi dalam pemerintahan Prabowo-Gibran membuat posisi PAN semakin lemah. Dengan deklarasi terbuka Jokowi terhadap PSI, Heru menganggap situasinya semakin kompleks dan partai seperti PAN dan lainnya mungkin kehilangan pemilih secara signifikan.
Jokowi Dituduh sebagai Predator Partai Papan Tengah





