Gangguan Pertumbuhan Little Aresha di Daycare: Penyebab dan Solusi

by -44 Views

Jakarta, CNN Indonesia — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, DIY, mengungkapkan hasil asesmen terhadap sejumlah anak yang menjadi korban di tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha Jogja. Menurut Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani, belasan anak terindikasi mengalami gejala gizi kurang dan gangguan tumbuh kembang.

Belasan Anak Terpapar Masalah Kesehatan

Pemeriksaan dilakukan tidak hanya pada korban yang terdaftar dalam laporan polisi, tetapi juga terhadap semua anak yang keluarganya mengadu ke tim khusus Pemkot Jogja. Emma mengungkapkan bahwa dari ratusan anak yang telah diasesmen, belasan di antaranya terindikasi mengalami gizi kurang dan gangguan tumbuh kembang seperti ADHD dan speech delay.

Anak-anak yang terindikasi gizi kurang akan mendapatkan tindak lanjut dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta didampingi oleh puskesmas terdekat. Sementara anak-anak yang terindikasi mengalami gangguan perkembangan akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk menentukan terapi selanjutnya.

Proses Penyembuhan Membutuhkan Waktu

Menurut Emma, proses penyembuhan bagi anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Setiap anak memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda dan akan dipantau perkembangannya selama proses terapi. Psikolog puskesmas akan merencanakan terapi yang sesuai berdasarkan diagnosis yang diperoleh.

Kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha terbongkar setelah polisi menggerebek tempat tersebut. Hingga saat ini, telah ditetapkan 13 tersangka yang terlibat dalam kasus ini, termasuk ketua yayasan, kepala sekolah, dan pengasuh anak-anak di daycare tersebut.

Baca berita lengkapnya di sini.

Source: CNN Indonesia

Source link