Manfaat dan Batas Aman Kafein untuk Ibu Menyusui

by -72 Views

Matcha dan Kafein: Apa yang Perlu Diketahui

Jakarta (ANTARA) – Matcha kini menjadi salah satu minuman favorit banyak orang. Rasanya yang khas, kandungan antioksidannya yang tinggi, serta efek menyegarkan dari kafein membuat minuman asal Jepang ini semakin digemari.

Namun, bagi ibu menyusui, muncul pertanyaan apakah matcha aman dikonsumsi dan apakah kandungan kafeinnya dapat memengaruhi bayi. Jawabannya adalah boleh, tetapi dalam jumlah yang wajar. Para ahli menyebutkan bahwa ibu menyusui masih dapat mengonsumsi matcha selama total asupan kafein harian tidak melebihi batas yang direkomendasikan.

Mengapa Matcha Amat Diperhatikan oleh Ibu Menyusui?

Hal ini penting karena hampir semua yang dikonsumsi ibu menyusui, termasuk kafein, dapat masuk ke dalam ASI dalam jumlah tertentu dan kemudian dikonsumsi oleh bayi. Kafein dari matcha bisa masuk ke ASI. Saat ibu mengonsumsi minuman berkafein, sebagian kecil kafein akan terserap ke dalam aliran darah dan diteruskan ke ASI. Meski demikian, jumlah yang masuk ke ASI relatif kecil.

Berdasarkan berbagai penelitian, sekitar 1 hingga 1,5 persen dari total kafein yang dikonsumsi ibu akan berpindah ke ASI. Dengan jumlah tersebut, sebagian besar bayi yang sehat umumnya tidak mengalami masalah apabila ibu mengonsumsi kafein dalam batas yang dianjurkan.

Berapa Banyak Matcha yang Aman?

Satu hingga dua cangkir matcha per hari umumnya masih dianggap aman bagi sebagian besar ibu menyusui, selama tidak disertai konsumsi minuman berkafein lain dalam jumlah berlebihan. Jadi, sebaiknya mulai dari satu cangkir. Bagi ibu yang baru melahirkan atau pertama kali mencoba matcha saat menyusui, disarankan untuk memulai dari setengah hingga satu cangkir per hari.

Adapun waktu yang tepat untuk mengonsumsi matcha adalah pada pagi atau siang hari. Mengonsumsi matcha pada malam hari sebaiknya dihindari karena kandungan kafeinnya dapat memengaruhi pola tidur ibu maupun bayi.

Meski begitu, kandungan kafein dalam matcha tetap perlu diperhitungkan sebagai bagian dari total konsumsi kafein harian.

Kenali Tanda Bayi Sensitif terhadap Kafein

Meskipun jarang terjadi, beberapa bayi dapat menunjukkan tanda-tanda sensitif terhadap kafein. Gejala yang perlu diperhatikan antara lain bayi menjadi lebih rewel dari biasanya, sulit tidur, lebih sering terbangun, atau tampak gelisah dalam waktu sekitar dua hingga empat jam setelah ibu mengonsumsi minuman berkafein.

Secara umum, matcha dapat menjadi pilihan minuman bagi ibu menyusui selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan total asupan kafein harian tidak melebihi 300 miligram.

Source link